Alibaba resmi mulai menjual kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) terbarunya, Quark AI Glasses, pada Kamis (27/11). Langkah ini menandai keseriusan raksasa teknologi Tiongkok tersebut dalam memperkuat posisi di pasar AI konsumen yang kian kompetitif.
Produk ini hadir dalam dua varian, yakni Quark S1 yang dibanderol mulai dari 3.799 yuan (sekitar Rp8,4 juta) dan Quark G1 seharga 1.899 yuan. Keduanya mengusung layar terintegrasi di lensa serta kamera pada bingkai, dengan perbedaan utama terletak pada kualitas tampilan.
Sebagai nilai jual utama, Alibaba menyematkan model AI Qwen—versi perusahaan dari ChatGPT—yang terhubung langsung dengan aplikasi Qwen yang baru dirilis. Melalui fitur ini, pengguna dapat mengoperasikan kacamata menggunakan perintah suara untuk berbagai fungsi seperti penerjemahan instan, pembuatan catatan rapat otomatis, hingga mengajukan pertanyaan kepada asisten virtual.
Selain itu, kamera yang tertanam memungkinkan pengguna memindai suatu produk dan menampilkan informasi harga dari aplikasi belanja Taobao secara langsung di lensa. Alibaba menyebut fitur ini dirancang untuk mendukung pengalaman belanja yang lebih cepat dan intuitif.
Peluncuran Quark AI Glasses sekaligus menempatkan Alibaba dalam persaingan langsung dengan pemain besar global, termasuk Meta yang sebelumnya merilis kacamata pintar Meta Ray-Ban Display seharga $799 pada September lalu. Di pasar domestik Tiongkok, Alibaba juga harus berhadapan dengan Xiaomi dan startup Xreal yang lebih dulu menjajal pasar perangkat augmented reality.
Meski pasar kacamata pintar saat ini masih relatif kecil, pertumbuhannya diperkirakan akan melesat dalam beberapa tahun ke depan. Menurut proyeksi Omdia, pengiriman perangkat AI glasses diprediksi melampaui 10 juta unit pada 2026, dua kali lipat dari tahun sebelumnya.
Bagi Alibaba, Quark AI Glasses menjadi strategi terbaru untuk memperkuat portofolio AI konsumen setelah peluncuran aplikasi Qwen yang meraih 10 juta unduhan hanya dalam satu minggu versi beta publik. Bisnis cloud perusahaan, yang menjadi kontributor utama pendapatan AI, juga mencatat percepatan pertumbuhan pada kuartal terakhir.
Dengan basis inovasi yang kuat di Hangzhou dan persaingan ketat dari raksasa teknologi seperti Baidu dan Tencent, Alibaba semakin agresif dalam mengembangkan model-model AI baru dan mempercepat ekspansi ke ranah perangkat cerdas. Kacamata Quark menjadi langkah lanjutan perusahaan untuk memasarkan teknologi AI sebagai perangkat sehari-hari, yang berpotensi menjadi suksesor smartphone di masa depan.(*)


0 Komentar